Rabu, 17 Maret 2010

dioxin ( daur ulang limbah kertas)

Bahaya Dioxin

BAHAYA DIOXIN




Rani maharani dalam blognya menungkapkan bahaya dioxin yang tidak banyak kita ketahui namun nyata keadaanya mengungkapkan bahaya dioxin tersebut tengah menjelaskan Setiap tahun lebih dari 8000 wanita di Indonesia meninggal akibat kanker mulut rahim (kanker serviks). Jika seseorang mulai terjangkit infeksi vagina sejak usia 20 tahun, maka sedikitnya 6 tahun hidupnya akan dihabiskan hanya untuk pengobatan. Banyak wanita terjangkit infeksi vagina disebabkan oleh pemakaian pembalut yang kurang berkualitas.

The Tampon Safty and Research Act of 1999, H. R. 890, USA 1999 (Kongres tentang Penelitian dan Keamanan Tampon di Amerika Serikat tahun 1999), menyatakan bahwa, zat Dioxin dan serat sintetis yang terkandung dalam pembalut wanita dan produk yang mirip lainnya, berisiko terhadap: kanker serviks, endometriosis, kanker ovarium, kanker payudara, penurunan system kekebalan tubuh, radang serviks dan lain-lain.

Para ahli internasional tentang penelitian atas kanker, Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa zat dioxin dapat menyebabkan kanker.

Zat dioxin adalah sebuah hasil sampingan dari proses bleaching (pemutihan) yang digunakan pada pabik kertas, termasuk pabrik pembalut wanita, tissue, sanitary pad dan diaper (pembalut untuk anak-anak).
Bagaimana zat dioxin bisa meresap kedalam rahim?

Bila darah haid jatuh ke permukaan pembalut, zat dioxin akan dilepaskan melalui permukaan vagina, kemudian diserap kedalam rahim melalui saluran serviks lalu masuk ke uterus melalui tuba falopii dan berakhir di ovarium.

Mengapa wanita tempo dulu jarang mengalami masalah kewanitaan?

Wanita tempo dulu tidak menggunakan pembalut seperti pembalut saai ini. Mereka memakai handuk/kain berbahan cotton. Tetapi wanita sekarang menggunakan pembalut biasa. Bahkan setiap hari memangai pentilener demi kenyamanan aktivitas sehari-hari.

Pembalut wanita adalah produk sekali pakai. Karena itulah para produsen mendaur ulang bahan baku kertas bekas dan pulp menjadikannya bahand asar untuk menghemat biaya produksi. Dalam proses mendaur ulang, banyak bahan kimia yang digunakan untuk proses pemutihan kembali. Menghilangkan bau dan proses sterilisasi kuman-kuman pada kertas bekas sebagai bahan dasar pembalut. Kertas bekas yang di daur ulang dan memakai bahan kimia ini dijadikan pembalut wanita yang sering kita jumpai dipasaran dan dipakai para onsumen. Pembalut ini mengandung zat dioxin yangs angat berbahaya.

Bahaya dioxin.

Seperti penjelasan diatas, dioxin adalah produk sampingan yang dihasilkan dari proses pemutihan atau bleaching. Dioxin ini bisa berakibat vital bagi kesehatan terutama pada wanita. Dioxin bisa menyebabkan
kanker servik (kanker leher rahim),



kanker payudara,



Myom,




Kista,




dan toxic untuk kulit kita.

Mulai sekarang disarankan untuk berthai-hati dalam memilih pembalut mengingat bahaya yang menunggu untuk diaktifkan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar